Beranda Kuliner 5 Kuliner Terbaik di Kota Malang Yang Tidak Boleh Terlewatkan

5 Kuliner Terbaik di Kota Malang Yang Tidak Boleh Terlewatkan

Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya, dan kota terbesar ke-12 di Indonesia.

Kota Malang dikenal baik karena dicap sebagai kota pendidikan. Kota ini memiliki berbagai perguruan tinggi terbaik seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Selain itu, kota ini merupakan kota pariwisata karena alamnya yang menawan yang dikelilingi oleh pegunungan serta udaranya yang sejuk.Malang pun terkenal sebagai kota bunga karena banyaknya bunga yang menghiasi kota.

Kota Malang juga merupakan kota seni karena banyaknya kesenian khas dari kota ini, mulai dari tarian hingga pertunjukan. sehingga banyak wisatawan yang ingin datang mengunjungi kota ini. Kota yang sangat adem ini juga memiliki berbagai macam wisata kuliner yang tidak boleh terlewatkan seperti :

1. Soto Ayam Lombok

Soto ayam lombok ini sudah cukup terkenal dan menjadi primadona di kota mlang ini. Soto yang berada di Jl. Lombok No.1, Kasin, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65117.

Dinamakan Soto Lombok karena pertama kali berjualan di Jalan Lombok, Malang. Soto Ayam Lombok ini sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan kini dikelola oleh generasi kedua dan ketiga dari pendirinya. Tempat makan ini bermula dari sebuah warung soto kecil hingga kini menjadi sebuah depot soto yang memiliki beberapa cabang bahkan sudah ada di kota surabaya. Tapi Soto Lombok di Jalan Lombok yang menjadi cikal bakal lahirnya soto ayam nikmat ini tetap dilestarikan.

Soto Ayam Lombok ini memiliki rasa yang khas, berbeda dengan soto ayam di tempat lainnya.
Soto ayam disajikan campur dengan nasi dan irisan ayamnya cukup banyak disertai irisan tomat, kentang, sayur kol, telur, taoge, soun di beri kuah bening. Terakhir diberi taburan koya, seledri dan bawang goreng. Sangat cocok dimakan panas-panas dan rasanya gurih sangat pas di lidah. Setelah diaduk koyanya kuahnya langsung berubah hitam kental tapi rasa sotonya menjadi tambah sedap. Ingin lebih pedas dan segar tinggal menambah sambal dan irisan jeruk nipis yang tersedia.

Makan satu porsi soto cukup kenyang karena porsinya besar. Pilihan bisa ayam aja, kulit, dan jeroan. Harga nasi soto isi ayam saja Rp 15.000 sedangkan campur dengan hati ampela menjadi Rp 20.000 per porsi. (Harga bisa berubah sesuai kebijakan toko).

Meja makan kayu diatur memanjang sehingga pengunjung berombongan 10 orang bisa duduk di satu meja panjang. Diatas meja ada pilihan bermacam-macam kerupuk dan minuman. Kerupuk rambak atau kulit sapi menjadi pilihan untuk teman makan soto ayam. Bau uap kuah soto yang terbuka dari panci yang sangat besar membuat harum ruangan dengan khas rasa soto. Tungku apinya menyala terus dan racikan sotonya sudah standar sehingga rasanya tidak berubah selama lima puluh tahun.

2. Bakso President Malang

Berkunjung ke Malang rasanya sangat tidak afdol jika belum menikmati sajian kuliner terkenal bernama Bakso. Bagi pelancong yang kerap mengunjungi Malang, Bakso President adalah tempat kuliner Malang yang paling legendaris dan wajib untuk dikunjungi. Di tempat kuliner Malang ini, Anda bisa menikmati aneka olahan bakso khas Malang yang rasanya sudah pasti autentik dan juara. Ada bakso bakar yang diolah dengan bumbu khas, bakso dengan jeroan, dan bakso orisinal yang rasanya akan membuat Anda ketagihan.

Kedai Bakso President terletak di Jalan Batanghari No. 5 Malang. Lokasinya berada di pinggir rel kereta, sehingga saat ada kereta lewat, Anda bisa merasakan sensasi bergetar yang cukup kuat. Bakso President buka setiap hari mulai pukul 08.00-21.30. Kalau Anda ingin datang dan menikmati kuliner Malang yang satu ini, disarankan untuk datang lebih pagi terutama pada akhirnya pekan. Kedai ini cukup ramai sehingga kadang Anda harus antre tempat duduk untuk makan bakso yang memiliki kisaran harga Rp10.000-25.000 ini.

Melihat perkembangannya, Bakso President ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Berdiri sejak 1977, Abah Sugito menjajakan baksonya dengan gerobak keliling dari satu kampung ke kampung lainnya. Bakso dia cukup diminati masyarakat. Hingga tahun 1982, ia tidak lagi berkeliling jauh, karena sudah mampu mendirikan warung sederhana. Dahulu, Bakso President hanya memiliki menu seperti pentol, tahu, siomay kering, dan siomay basah. Namun seiring bergulirnya waktu, Abah Sugito menambah varian hingga seperti saat ini. Salah satu yang wajib dan sudah terkenal kelezatannya adalah bakso bakar. Bumbunya akan membuat yang mencicipi rindu akan Malang.

Setelah itu, banyak masyarakat dan pedagang yang mengikuti dan ingin mengetahui bagaimana menghasilkan kelezatan seperti Bakso President. Tak mau di klaim, Abah Sugito mendaftarkan hak merek Bakso President di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada 1994. Hingga saat ini, Bakso President masih memiliki rasa yang sama seperti pertama kali berdiri. Bahan daging pembuatan bakso dipilih dan dipesan langsung sendiri, bahkan penggilingan dan pengolahan pun dilakukan sendiri pihak Bakso President Malang.

Biasanya, semangkuk Bakso President komplit berisi bakso sapi halus, bakso sapi goreng, siomay, tahu, pangsit goreng, jeroan, ati ampela dan mi kuning. Aroma kuahnya semakin menggugah selera dengan tambahan taburan seledri serta bawang goreng di atasnya. Keunikan bakso kuah di sini, pengunjung juga dapat menikmati baksonya dengan tambahan potongan jeroan sapi seperti paru. Selain bakso komplit kuah, kedai bakso yang sudah buka sejak 1977 ini juga terkenal dengan sajian bakso bakarnya. Seporsi bakso bakar terdiri dari dua tusuk sate bakso yang masing-masing tusuknya terdiri dari tiga butir. Bakso bakar ini bercita rasa manis, gurih dan sedikit pedas pada bumbu cokelat yang dioleskan di baksonya. Karena prosesnya dibakar, bakso ini terasa garing di luar dan lembut pada bagian dalamnya.

3. Bakso Bakar Pak Man Malang

Makan bakso di Kota Malang adalah salah satu kegiatan wajib yang tidak boleh kamu lewatkan waktu datang ke kota ini. Mungkin udah jadi rahasia umum kalau bakso yang paling enak itu ya bakso Malang. Banyak bakso yang ada di Malang, mulai dari gerobak sampai warung dan kebanyakan dari semua itu memiliki cita rasa yang enak. Bila Anda telah mencoba bakso yang ada di Malang, karena bakso memang khasnya dari Malang Anda akan merasakan bakso yang ada di luar Malang tidak seenak bakso Malang.

Salah satu bakso yang perlu Anda coba adalah Bakso Bakar Pak Man yang merupakan pelopor dari bakso bakar di Malang. Rupanya bakso bakar ini ditemukan dengan cara yang cukup unik. Perjalanan Soeparman yang akrab dipanggil Pak Man berjualan bakso ini sejak tahun 1955 di Situbondo dengan gerobak dorong. Namun di Situbondo ia mengalami banyak jatuh bangun dan sejak 1965 ia berpindah ke Jember.

Ia mulai menjual sejak 1997, ia mulai membakar bakso ketika Presiden RI Habibie jalan-jalan ke Pasar Besar. Pak Man berbeda dengan pedagang bakso nakal kebanyakan, karena Pak Man memiliki prinsip meskipun dagangan bakso tidak habis, tidak akan dijual lagi. Namun karyawannya, setiap sepulang kerja sering membakar sisa bakso yang tidak laku. Karena aromanya menggugah selera Pak Man, akhirnya ia pun mulai meracik bumbu dari bakso bakar. Sejak saat itu lah banyak bakso bakar yang dapat Anda temukan di Malang.

Anda bisa menikmati bakso bakar racikan sendiri oleh Pak Man ini sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB di depan SMPN 2 Malang. Lokasi Bakso Bakar Pak Man ini ada dua, cabangnya ada di Jalan Diponegoro 19 A yang khusus di tempat ini buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Setiap hari Anda bisa menikmati Bakso Bakar Pak Man ini, dan Anda harus sedikit sabar untuk menanti antrian di sini. Karena bakso ini telah terkenal dengan cita rasa dan kelegendarisannya.

Tidak hanya sekadar legendaris, namun level pedas yang ada di Bakso Bakar Pak Man ini pun bercabang. Mulai dari level biasa, sedang atau pedas. Selain itu di bakso ini terkenal dengan bihun yang bisa kita ambil sesuka hati kita. Meski legendaris, harganya pun cukup terjangkau, harga per-biji bakso bakar hanya dipatok Pak Man seharga Rp1.500. Selain bakso bakar dan bihun, Anda bisa menikmati bakso Anda dengan siomay, gorengan dan minuman lainnya sebagai pendamping.

4. Warung Ronde Titoni

Udara Malang yang dingin terutama di malam hari sangat cocok jika diisi dengan berbagai minuman atau wedang hangat. Salah satu pilihan minuman hangat yang paling cocok dengan udara kota Malang adalah angsle dan ronde.

Membicarakan angsle dan ronde di Malang rasanya kurang lengkap jika belum mencicipi angsle dan ronde Titoni. warung ini terletak di daerah Kidul Dalem tepatnya di Jl KH. Zainul Arifin. Letaknya cukup mudah ditemukan karena terletak di seberang mie Gloria serta masih tetap mempertahankan nuansa ‘jadul’ pada warungnya.

Ketika masuk, Anda akan melihat deretan wadah yang berisi racikan dari minuman hangat ini. Terdapat berbagai menu yang disajikan yaitu ronde kering, ronde basah, ronde campur, angsle, kacang kuah serta ada juga roti goreng dan cakwe yang bisa disantap dan dipadukan dengan berbagai minuman tadi.

Adanya tiga macam ronde di sini cukup berbeda dengan yang ditawarkan di warung-warung lain. Yang dimaksud dengan ronde basah adalah ronde yang berisi bola-bola tepung ketan diisi kacang tanah yang disiram dengan kuah jahe hangat. Pada ronde kering, kuah diganti dengan adalah bubuk kacang itu sendiri. Sedangkan ronde campur adalah ronde kering yang kemudian disajikan dengan kuah jahe.

Tentu saja walaupun terdapat berbagai model penyajian ronde, rasa dari ronde Titoni ini sangat mantab dan cocok untuk menghangatkan tubuh. Kuah jahe yang hangat dan cukup pedas mulai dari tenggorokan hingga ke perut ditambah berbagai isian dengan rasa manis mampu membuat tubuh merasa hangat dan kembali bertenaga.

Jika Anda ingin menikmati ronde dan angsle di Depot Titoni, datang ketempat ini antara Pukul 16.00 sampai pukul 23.00. Harga untuk masing-masing menu pun sangat bersahabat. Anda hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp 5000,- untuk angsle dan ronde yang disajikan. Untuk camilannya, Anda hanya perlu mengeluarkan uang mulai dari Rp1000,-. sampai Rp2500,- saja.

5. Es Krim Toko Oen

Toko Oen adalah sebuah restoran yang sudah berdiri sejak tahun 1930. Toko Oen terkenal dengan es krimnya yang khas, Ada cukup banyak olahan es krim yang ada di sini. Anda bisa memilih rasa cokelat atau vanila dengan beberapa kombinasi rasa. Selain es krim, toko Oen juga menjual masakan Indo-Belanda dengan nuansa tempo doeloe seperti nasi goreng, gado-gado, beef steak, dan lain-lain. Dulu saya pernah membaca artikel tentang toko Oen di sebuah harian nasional. Karena tertarik dengan nuansa tempo doeloe yang masih dipertahankan toko ini.

Toko Oen juga merupakan kedai paling tua di Malang yang menyajikan kuliner khas Eropa yang resepnya tidak berubah sejak dahulu kala. Desain interior bangunan yang dibuka sejak 1920 ini juga klasik. Saat mampir ke tempat wisata kuliner Malang ini, Anda bisa menikmati suasana kuno sembari menyantap es krim dan bernostalgia ke masa-masa kejayaan Malang di masa lalu.

Toko Oen memiliki sejarah yang cukup panjang dalam perjalanannya. Toko Oen berdiri pertama kali di kota Yogyakarta pada tahun 1922 oleh seorang Tionghoa peranakan Belanda yang bernama Liem Goe Nio. Karena memiliki masakan yang cukup terkenal, kemudian Toko Oen membuka cabang di beberapa kota di Indonesia, seperti di Semarang, Jakarta, dan juga Malang. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, Toko Oen di Yogyakarta dan Jakarta akhirnya tutup, hanya tinggal toko di Malang dan Semarang saja yang masih buka. Toko di Semarang diambil alih oleh cucu Liem yaitu Yenny Megaputri. Pada tahun 1997, Toko Oen membuka cabang di Delf, Belanda, kemudian pada tahun 2000 membuka cabang kembali di kota Den Haag. Pada perkembangan selanjutnya, Toko Oen di Kota Malang dijual kepada seorang pengusaha yang bernama Dany Mugiato.

Es krim di Toko Oen ini memiliki 27 resep pilihan dan semuanya buatan sendiri alias home made, tanpa menggunakan bahan pengawet di dalam proses pembuatannya. Es krim favorit di tempat ini, yaitu Oen’s Special dan Tutti Frutti. Untuk es krim Oen’s Special terdiri dari tiga scoop es krim ditemani dekorasi wafer cokelat, astor, whipped cream, dan buah ceri sebagai pemanis tampilan. Soal rasa memang es krim di sini tergolong biasa dibandingkan dengan es krim-es krim pada jaman kini yang terasa susu dan krim-nya. Es krim jadul memiliki tekstur yang lebih kasar, sekilas mirip dengan es lilin teksturnya ketika masuk ke dalam mulut, namun lebih halus dan rasa susunya lebih terasa. Manisnya pas, tidak terlalu manis sekali dan tidak menimbulkan rasa eneg di mulut. Harga satu scop es krim di dalam gelas harganya Rp35.000 per-porsinya.

Tempat wisata kuliner di Malang yang satu ini terletak di JJalan Jend. Basuki Rakhmad 5 Malang atau kurang lebih 50 meter dari alun-alun. Toko Oen Malang buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 21.30 WIB.